Mineral

Mineral adalah unsur atau senyawa kimia yang biasanya kristalisasi dan telah terbentuk sebagai hasil dari proses geologi.

ISO 10426-3:2003 Petroleum and natural gas industries -- Cements and materials for well cementing -- Part 3: Testing of deepwater well cement formulations

Pasir

Pasir adalah material granular terdiri dari batuan halus dan partikel mineral. Ahli geologi mendefinisikan ukuran partikel pasir dalam diameter 0.0625 mm - 2 mm.

SNI 13-6669-2002 Penentuan kadar lempung bahan pasir

SNI 03-2816-1992 Metode pengujian kotoran organik dalam pasir untuk campuran mortar atau beton

SNI 03-1756-1990 Pasir untuk aduk dan beton, Cara penentuan kekerasan

SNI 13-6668-2002 Penentuan kadar SiO2 total, Al2O3, Fe2O3, Cr2O3 dan TiO2 contoh pasir kuarsa

Kerikil

Kerikil terdiri dari fragmen batuan yang tidak terkonsolidasi, yang memiliki kelas ukuran partikel dari granula sampai dengan ukuran fragmen batu. Subkategori kerikil menurut skala Wentworth Udden adalah: butiran kerikil (> 2 mm - 4 mm atau 0.079 inci - 0.16 inci) dan kerikil pebble (> 4 mm - 64 mm atau 0.2 inci - 2.5 inci).

SNI 03-1757-1990 Batu pecah atau kerikil alam untuk digunakan sebagai pondasi pengerasan jalan dan agregat beton, Penentuan kekerasan dengan menggunakan bejana tekanan Rudeloff

Batu

Batu adalah bahan mineral yang keras dan padat. Batu dalam bentuk alami adalah salah satu material yang pertama digunakan untuk bangunan. Penampilan dan karakteristik batu alam ditentukan dari bagaimana batu alam tersebut terbentuk: oleh sungai, oleh pegunungan, oleh gunung berapi dan sebagainya.
Batu alam umumnya dibagi menjadi: granit, kapur, marmer, basal, batu biru dan batu tulis.

SNI 7574:2010 Penentuan kadar CaO, MgO, SiO2, Al2O3, Fe2O3, MnO, Na2O, K2O dan LOI dalam contoh batu gamping, kalsit, dolomit dan marmer

SNI 03-0394-1989 Batu alam untuk bahan bangunan, Mutu dan cara uji

Semen

Jenis-jenis semen adalah sebagai berikut: semen abu-abu, semen putih, semen sumur minyak, semen campuran.

ISO 10426-4:2004 Petroleum and natural gas industries -- Cements and materials for well cementing -- Part 4: Preparation and testing of foamed cement slurries at atmospheric pressure

ISO 10426-5:2004 Petroleum and natural gas industries -- Cements and materials for well cementing -- Part 5: Determination of shrinkage and expansion of well cement formulations at atmospheric pressure

ISO 10426-6:2008 Petroleum and natural gas industries -- Cements and materials for well cementing -- Part 6: Methods for determining the static gel strength of cement formulations

ISO 679:2009 Cement -- Test methods -- Determination of strength

ISO 29581-2:2010 Cement -- Test methods -- Part 2: Chemical analysis by X-ray fluorescence

ISO 9597:2008 Cement -- Test methods -- Determination of setting time and soundness

ISO 29582-1:2009 Methods of testing cement -- Determination of the heat of hydration -- Part 1: Solution method

ISO 29582-2:2009 Methods of testing cement -- Determination of the heat of hydration -- Part 2: Semi-adiabatic method

Mortar

Mortar adalah bahan campuran dan perekat. Mortar digunakan sebagai perekat and pengisi celah blok-blok konstruksi. Mortar menjadi keras ketika diaplikasikan dan menghasilkan struktur agregat yang keras. Mortar modern biasanya terbuat dari campuran pasir, bahan pengikat seperti semen atau kapur.

Mineral Lain-Lain