• Diperbarui: 06-11-2020
{.Blog.Quote}

Mengapa bandara begitu menyenangkan? Untuk sesekali, bandara memberikan kita perasaan nyaman, ketika semua masalah dapat ditinggalkan sebentar. Bagi yang menyukai terbang, perjalanan udara selalu eksotis karena bandara menjadi permulaan untuk petualangan.

Menyadari itu, bandara pun dirancang, didesain, dan diberikan fasilitas yang mumpuni untuk meningkatkan pengalaman perjalanan dan juga mengatasi meluapnya penumpang.

Salah satu yang terkenal dengan luapan penumpang tersebut yakni Bandara Soekarno Hatta yang terletak di Tangerang, Banten.

Bandara tersebut termasuk ke bandara tersibuk di dunia yang kemudian membuatnya melakukan perluasan terminal pada 2016 lalu, yakni dibuatnya Terminal 3. 1

Berikut 8 hal menarik dari Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Terminal 3 yang Besar, Modern, dan Canggih

Terminal 3 Interior

Terminal 3 khusus diperuntukkan untuk melayani maskapai penerbangan internasional sebagai titik transit. Terminal 3 memiliki luas 361,4 meter persegi, mampu melayani 40 pesawat, memiliki 10 gate untuk penerbangan internasional dan 18 untuk domestik.

PT (Persero) Angkasa Pura II sebagai pihak pengelola bandara, melakukan perluasan ini untuk menambah kapasitas daya tampung, yakni totalnya sebesar 25 juta penumpang internasional setiap tahun. 2 Selain itu, gedung parkir mempunyai luas 85.878 meter persegi, serta adanya bangunan penumpang VIP dengan total luas 6.124 meter persegi. 3

Gaya bangunan menggunakan konsep desain modern kontemporer. Palet warna bangunan netral dan tegas, dikombinasikan dengan bentuk bangunan yang banyak menggunakan pola garis lurus, serta penggunaan material kaca untuk dinding dan logam untuk atap.

Proyek Terminal 3 Mengikutsertakan Firma Arsitektur Internasional

Eksekusi publik infrastrukturnya menggunakan jasa firma arsitektur internasional Woodhead dan Vanderlande (Baggage Handling), juga menggunakan konsultan branding dari Landor Amerika Serikat. 4

Terminal 3 pun ditangani oleh konsultan perencana Lapid ITB, konsultan pengawas Manajemen Konstruksi KSO, kontraktor utama PT. Kawahapejaya Indonesia KSO, dengan nilai kontrak $600 juta, yang diselesaikan dalam jangka waktu 850 hari kalender. 5

Hasilnya, terminal 3 mendukung Bandara Soekarno Hatta menjadi unggul di beberapa area, mulai dari mengalahkan luas Terminal 3 Bandara Changi Singapura, fasilitas canggih, dilengkapi dengan banyaknya karya seni, berbagai pilihan restoran, hingga skytrain sebagai penghubung ke terminal lain. 6

Konsep Desain Terminal 3 Berbeda dari Terminal 1 dan 2

Terminal 3 memiliki desain yang berbeda dengan 2 terminal lainnya. Bila terminal lain dibangun dengan pendekatan lokal yakni bentuk bangunan menyerupai Pendopo Jawa, terminal 3 dibangun dengan kontemporer dan modern.

Mata kita kan terpukau dengan desain langit-langitnya yang membantu estetika keseluruhan desain bandara. Unsur kaca yang mendominasi menciptakan kesan transparan dan keterbukaan. Jendela kaca yang vertikal tersebut menjamin akses cahaya alami di siang hari sehingga ada efisiensi energi.

Sementara, desain lanskap Terminal 3 menggunakan pendekatan tropical rainforest guna menciptakan bandara yang ramah lingkungan (eco airport) dan hal ini menjadi ciri arsitektur kontemporer yakni peduli dengan keberlanjutan, juga ramah lingkungan.

Plafon Metal Terminal 3 Soetta

Gaya ruang interior di Terminal 3 ditingkatkan dengan menggunakan plafon metal. Plafon memang menjadi pelengkap ke-5 untuk hal medekorasi.

Langit-langit yang ada di Terminal 3 adalah fitur yang paling menarik dari keseluruhan ruangan.

Langit-langit yang menggunakan bahan metal tersebut menjadi pembeda, serta memberikan kesan yang indah. Plafon yang mempunyai struktur garis diagonal menciptakan efek yang bergerak sehingga tidak membosankan.

Desain langit-langit tersebut juga memberikan sentuhan glamor. Efek dari logam yang sebagian diembos tekstur doff tersebut kontras dengan sisi gloss yang memantulkan cahaya sehingga hasil akhirnya berhasil menonjolkan karakter langit-langit.

Plafon metal umumnya dipilih karena lebih kuat dan lebih awet, serta bahannya yang anti air dan rayap.

Lantai Mezzanine Terminal 3 didesain oleh Interior Desainer Lokal

Terminal 3 memasang lantai mezzanine. Ini dirancang untuk memanfaatkan area tertentu daripada meluas ke seluruh ruang lantai.

Mezzanine dipasang untuk memaksimalkan ruang vertikal, menyediakan ruang tambahan di atas dan di bawah, serta dapat dikreasikan bebas sesuai struktur yang ada.

Untuk meningkatkan interior, pada bagian mezzanine, desainer Alvin T menerapkan desain untuk menciptakan ruang yang menarik bersamaan dapat menyoroti berbagai makanan Indonesia yang disajikan dengan desain modern.

Desainnya terbagi menjadi 3 bagian, yakni dari area tempat duduk publik, food court dan gerai food & beverage.

Menariknya, setiap area memiliki material lantai yang berbeda-beda dari marmer, ubin granit, dan kayu. 7 Ketiga area itu, menciptakan rasa ringan dan nyaman dipandang mata. 8

Meningkatkan Pengalaman Makan Para Pelancong di Terminal 3

Suasana makan yang berbeda pun akan kita rasakan, tepatnya di lantai mezzanine. Banyak tersedia pilihan tempat makan hingga mencapai 143 restoran. 9

Tentunya ada masakan khas Indonesia, yakni masakan padang yang bisa didapatkan di Restoran Anugerah.

Kuliner food market juga menyajikan nasi padang, sup buntut, dan bakso. Atau yang hanya ingin sekedar membeli cemilan Indonesia, tesedia jajanan tradisional di Bekal Dari Ibu, atau kopi kejayaan Jakarta yakni Warung Koffie. 10

Area tempat makan dibangun dengan pendekatan ramah lingkungan dengan palet warna cerah. Setiap perabotnya merupakan perabot yang dipesan terlebih dahulu dari tempat duduk, meja, kursi, kanopi hingga perlengkapan pencahayaan.

Terminal 3 Dilengkapi Berbagai Fasilitas yang Nyaman

Kita pun dimudahkan dengan berbagai fasilitas gratis maupun berbayar. Fasilitas gratis seperti digital lounge, yakni area gaming yang dilengkapi pula dengan meja beserta kursinya.

Di sini juga terdapat sumber listrik, akses WiFi dan komputer gratis dan mesin kopi berbayar. Kalau badan kurang fit maka penumpang dapat melakukan pemeriksaan gratis bahkan mendapatkan obat gratis dari fasilitas medical assistant. 11

Tidak lupa, tersedianya charging point yang bebas diakses serta tersebaru di seluruh Terminal 3. Ada pula fasilitas berbayar, yakni loker penitipan barang, penyewaan power bank dan mobile WiFi, concierge express, mobile golf, grabwheels, serta bus shuttle. 12

Fitur Otonom Terminal 3

Fitur berbasis teknologi yang membuat Terminal 3 canggih adalah adanya peralatan otonom, yakni robotic scrubber drier (robot pembersih lantai), dan robot Dilo (seperti petugas customer service). Robot Dilo memiliki fitur multimedia untuk menghibur dan memberikan petunjuk/informasi seputar bandara.

Ada juga, otonom baggage lifting equipment untuk menarik bagasi penumpang yang akan diteruskan ke baggage claim supaya dapat dengan cepat diambil pemilik bagasi.

Terakhir, adanya layanan asisten virtual TASYA (Travel Assistance System Angkasa Pura II). TASYA adalah layanan chatbot berbasis artificial intelligence yang berfungsi untuk menjawab pertanyaan traveler terkait bandara-bandara di bawah Angkasa Pura II.

Struktur Terminal 3 Soekarno Hatta

Terminal 3 Interior

Struktur Fasad Dinding Kaca Terminal 3

Terminal 3 Soetta mendukung konsep hemat energi. Ini terlihat dari penggunaan kaca yang dominan dalam desainnya. Kaca yang membatasi Terminal 3 Soetta dengan lingkungan di luarnya tersebut terdiri dari tiga lapis 13.

Kaca-kaca tersebut memiliki fungsi untuk menahan sinar matahari agar yang masuk ke ruangan hanya cahayanya saja, tidak langsung terpapar panas matahari.

Masuknya cahaya alami dari matahari tentu membuat kebutuhan listrik untuk penerangan menjadi berkurang. Selain untuk tujuan tersebut, penggunaan kaca yang lebih dominan ini juga membuat kesan modern, transparan, dan area jauh lebih luas.

Para calon penumpang pun bisa dengan leluasa mengamati pemandangan aktivitas pesawat-pesawat di sekeliling Terminal 3 Bandara Soetta 15.

Kolom Miring Terminal 3

Kolom adalah batang vertikal dari rangka struktur yang memikul beban dari balok dan pelat. Fungsi kolom adalah untuk meneruskan beban dari elevasi atas ke elevasi bawah sampai tanah melalui pondasi. Kolom berfungsi sangat penting agar bangunan tidak mudah roboh dan kuat menahan beban dari atas 14.

Pada umumnya, kolom pada suatu bangunan berorientasi vertikal, dengan kata lain sudut yang terbentuk antara kolom dengan bidang horizontal ialah 90o. Akan tetapi, terdapat pula kolom yang sudutnya kurang dari 90o, yang dikenal dengan istilah kolom miring.

Kolom miring adalah kolom dari rangka struktur yang memikul beban dari balok dan pelat dengan mempunyai sudut kemiringan tertentu.

Pada terminal 3 Soetta, strukturnya menggunakan konsep kolom miring. Kolom miring telah banyak diterapkan dengan alasan inovasi estetika arsitektural. Terdapat perbedaan strukural antara kolom miring dengan kolom vertikal.

Pada kolom vertikal, gaya yang dominan dipikul oleh struktur kolomnya ialah gaya aksial tekan. Sedangkan pada kolom miring, gaya yang dipikul oleh struktur kolomnya ialah gaya aksial tekan ditambah dengan momen lentur yang relatif besar sehingga membuat efek deformasi geometri pada struktur besar juga 21.

Hal ini menyebabkan jumlah kebutuhan tulangan kolom miring lebih banyak dan lebih besar untuk mampu memikul beban tersebut.

Kolom miring di Terminal 3 Soetta, yang tingginya lebih dari 30 meter, memiliki kerapatan penulangan kolom yang tinggi. Strukturnya menggunakan tulangan yang cukup banyak dan besar.

Oleh karena itu, perlu perlakuan khusus dalam metode kerja konstruksi kolom miring. Metode pengerjaan penulangan dan pengecoran kolom dilakukan dalam beberapa tahap sesuai ketinggian kolomnya.

Untuk mendapatkan hasil pengecoran yang baik, beton agregat kecil (split/screening) digunakan. Proses pengecoran dilakukan secara khusus untuk mencapai ketinggian ideal agar jatuhnya beton tidak mengalami segregasi.

Segregasi adalah peristiwa agregat dalam adukan beton jatuh terlebih dahulu dan menyebabkan agregat berkumpul di dasar kolom yang berpengaruh terhadap penurunan kekuatan struktur kolom.

Bangunan Terminal 3 yang Tinggi

Bangunan terminal 3 Soetta memiliki tinggi keseluruhan bangunan kurang lebih 50 meter 16. Total lantainya terdiri dari lima lantai, artinya setiap lantai memiliki tinggi langit-langit (ceiling) kurang lebih 10 meter.

Lantai paling bawah digunakan sebagai terminal kedatangan dan lantai dua digunakan sebagai terminal keberangkatan. Sementara sisanya digunakan sebagai lounge dan sarana perkantoran 19.

Sebagai bandara berskala internasional, penyediaan parkir bertingkat juga sudah tersedia di terminal 3 Soetta ini. Fasilitas parkir bertingkat berada di sisi kanan dan kiri terminal 3 Soetta tersebut.

Bandara Terminal 3 Menerapkan Eco-Green Technology

Terminal 3 Soetta menggunakan sistem IBMS (Intelligent Building Management System) pada setiap detail fungsional gedungnya, seperti penggunaan air, listrik, dsb 18.

Sistem manajemen terpadu yang berbasis navigasi tersebut akan menghemat pengeluaran energi dan biaya operasional gedung, sehingga lebih ramah dan berkesinambungan bagi lingkungan sekitar 17.

Penggunaan LED pada sumber penerangan dan energi solar pada lampu-lampu jalan adalah beberapa contoh penerapan IBMS di Terminal 3 Soetta.

Terdapat pula fasilitas rain water system yang akan memanfaatkan (menyaring) air hujan menjadi air bersih, serta recycle water system yang akan mengolah air kotor menjadi air bersih 20. Teknologi ini mampu mengolah air toilet untuk kembali lagi menjadi air toilet sehingga dapat menghemat penggunaan air.

Dari akses WiFi yang cepat, hotel berbintang empat, toko souvenir, mini market, toko buku, robot otomatis, dan lainnya, tak heran bila Terminal 3 menjadi bandara terbaik di Indonesia tahun 2017 versi Majalah Bandara.

Terminal 3 memang canggih, tak lekang oleh waktu baik dalam hal desain, fleksibilitas, fasilitas maupun adaptasi untuk berubah seiring waktu.

REFERENSI:

https://www.cnbcindonesia.com/news/20200126210435-4-132839/menhub-bandara-soetta-salah-satu-paling-sibuk-di-dunia

https://id.wikipedia.org/wiki/Terminal_3_Bandar_Udara_Internasional_Soekarno-Hatta

https://bandarasoekarnohatta.com/restaurant-restoran-di-terminal-3-bandara-soekarno-hatta.info

https://www.kompasiana.com/sasamakan/57f7e0416f7a612c220e528f/terminal-3-gagal-ultimate-haruskah-karya-anak-bangsa-diapresiasi?page=all

https://fdokumen.com/document/gambaran-umum-proyek-bandara-soetta-terminal-3.html

https://travel.kompas.com/read/2017/11/15/180400327/9-fakta-terminal-bandara-terbaik-di-indonesia-terminal-3-soetta?page=all

https://alvin-t.com/works/terminal-3-ultimate-soekarno-hatta-airport/

https://www.traveloka.com/en-id/restaurants/indonesia/landmark/terminal-3-soekarno-hatta-international-airport-cgk-91510905589309

https://travel.tribunnews.com/2019/12/18/10-fasilitas-yang-ada-di-terminal-3-bandara-soekarno-hatta-anti-boring-nunggu-lama

https://news.detik.com/berita/d-3235032/kaca-3-lapis-jadi-dinding-t3-ultimate-cengkareng-kurangi-panas-dan-hemat-energi

http://sibima.pu.go.id/pluginfile.php/98369/mod_resource/content/1/2019-Buku Knowledge Management Edisi 14 (Maret-April 2019).pdf

https://www.tiket2.com/blog/terminal-3-bandara-soetta-disahkan-fasilitas-canggih-ini-bisa-kamu-dapatkan/

https://www.tiket2.com/blog/4-keunggulan-terminal-3-ultimate-bandara-soekarno-hatta/

https://womantalk.com/lifehack/articles/4-fakta-keren-terminal-3-ultimate-ini-siap-saingi-changi-yJRly

https://www.indotelko.com/read/1465529598/teknologi-terminal-3-ultimate-soekarno-hatta

https://medium.com/destinasi-indonesia/terminal-3-bandara-soetta-semakin-megah-a9fbd4f8d1e6

https://nationalgeographic.grid.id/read/13308675/9-fakta-terminal-3-bandara-soekarno-hatta-ini-buat-kamu-makin-bangga-dengan-indonesia

http://puskom.petra.ac.id/assets/Uploads/file-pdf/handout-presentasi1.pdf

Comment