• Diperbarui: 29-08-2019
{.Blog.Quote}

Lantai laminasi atau Laminate Flooring terkenal sebagai alternatif untuk lantai kayu solid karena harganya yang lebih murah, tahan gores dan perawatan yang lebih mudah. Sebelum membeli lantai laminasi, berikut ini adalah beberapa tips untuk memilih lantai laminasi yang cocok.

Tips untuk memilih lantai laminasi:

  • Besaran ruangan sebagai tolak ukur pertimbangan. Mengetahui ukuran ruangan dapat membantu Anda untuk merencanakan berapa banyak kebutuhan pengadaan material lantai laminasi yang Anda butuhkan.


  • Biaya sebagai tolak ukur pertimbangan. Tentukan besar anggaran Anda untuk pembelian lantai laminasi, pengadaan material pendukung seperti perekat, biaya pengerjaan, serta biaya perawatan. Perencanaan yang baik dari segi budget mungkin bisa membantu Anda sebagai pertimbangan menentukan jenis laminasi apa yang cocok untuk ruangan Anda.


  • Aktivitas dalam ruangan sebagai tolak ukur pertimbangan. Tipe laminasi yang sesuai dengan fungsi ruang serta aktivitas yang ditampung. Bila ruangan tersebut adalah High Traffic Area atau area yang sibuk, maka High Pressure Laminate Flooring dapat menjadi pilihan yang cocok, dikarenakan atribut kepadatan dan ketebalan superior yang berkontribusi pada daya tahan flooring. High Pressure Laminate Flooring atau HPL Flooring adalah panel HPL dengan dudukan grid rangka baja ringan diletakan diatas lantai dasar beton.

    HPL Flooring. via archiexpo.com
    HPL itu sendiri terdiri dari lapisan inti keras (HDF Board atau komposit padat lainnya) dengan ketebalan yang beragam dilapisi kertas dekoratif seperti tekstur kayu kemudian ditempel lapisan bening laminasi, proses ini dilakukan dengan tekanan tinggi. Proses manufakturisasi dengan tekanan dan suhu tinggi inilah yang menjadikan karakteristik kekuatan HPL menjadi unggulan diantara tipe laminasi lainnya. Umumnya lembaran HPL ini akan ditempelkan diatas papan tebal lagi seperti Multipleks sehingga bisa dibayangkan kekuatan yang ditawarkan.

    Bila HPL flooring mulai kusam atau sekadar ingin mengganti suasana, pengerjaan penggantian lantai ini relatif lebih mahal dan sulit dibandingkan dengan lantai laminasi jenis lainnya. Oleh karena itu hanya gunakan HPL pada ruangan yang memang membutuhkan keunggulan HPL tersebut.


  • Kesehatan pengguna ruangan sebagai tolak ukur pertimbangan. Pertimbangkan lantai laminasi dengan VOC rendah (Volatile Organic Compounds). Formaldehida senyawa yang ditemukan dalam lantai laminasi memancarkan VOC atau Senyawa organik yang mudah menguap, yang bisa berbahaya bagi kesehatan Anda. Oleh karena itu memilih lantai laminasi ramah lingkungan, yang dibuat dengan bahan pengikat formaldehida rendah atau bebas formaldehida adalah pilihan yang bijaksana.


  • Keserasian lantai dengan ruang sebagai tolak ukur pertimbangan. Pemilihan tekstur dan warna yang baik adalah yang dapat bersahabat dengan desain ruangan tersebut secara keseluruhan. Pastikan bagaimana interaksi antara lantai laminasi tersebut dengan mebel, cat tembok, dan pencahayaan sekitar. Namun tidak menutup kemungkinan bila Anda memang menginginkan konsep lantai laminasi sebagai primadona elemen ruangan yang sengaja dikontraskan dari komponen desain interior lainnya.


  • Mulailah dengan mencoba. Minta sampel modul lantai laminasi dari pengada material kemudian coba sampel tersebut di ruangan Anda dengan meletakannya diatas lantai eksisting. Coba perhatikan apakah sampel tersebut harmonis dengan mebel/furnitur ruangan tersebut. Untuk mendapatkan Taste yang lebih mendalami keinginan Anda, pasangkan sampel tersebut dengan pencahayaan yang berbeda dari matahari dan lampu ruangan untuk melihat bagaimana lantai laminasi berkontribusi memberikan visual pada ruang di siang hari dan di malam hari.
    DMCA.com Protection Status

    Comment