Begitu Besar Lahan yang Diberikan pada 10 Taman Kota Ini

Pembuatan taman di tengah kota bukan tanpa tujuan. Taman kota selain berfungsi sebagai ruang hijau juga menjadi fasilitas publik yang digunakan sebagai tempat rekreasi bagi masyarakat. Sehingga tidak heran apabila beberapa negara menyediakan lahan khusus untuk jadikan sebagai taman kota. Berikut adalah 10 negara dengan taman kotanya yang memiliki ukuran lahan besar versi fobuma.com.

1. Balboa Park, San Diego

balboa park
Photo by Eduardo Contreras, via sandiegouniontribute.com

Keberadaan Balboa Park sebagai taman kota di San Diego berkat langkah berani yang ambil oleh para pemimpin sipil untuk menggunakan lahan kosong yang dipenuhi semak belukar dengan posisi lahan yang langsung menghadap ke pusat kota San Diego sebagai taman kota.

Balboa Park juga disebut sebagai taman budaya. Dengan luas lahan 4.856.228 m2 membuat Balboa Park tidak hanya berfungsi sebagai taman kota namun juga sebagai taman budaya yang memiliki 17 museum seperti San Diego Air dan Space Museum, San Diego Art Institute (SDAI) Gallery.

Selain museum, Balboa Park juga dilengkapi dengan gedung pertunjukan seni yang setiap atraksinya memiliki tema berbeda sesuai dengan musim yang sedang berlangsung. Berbagai jenis tanaman seperti bunga mawar, bunga lili, bunga teratai, kaktus dan beragam jenis tanaman lainnya juga bisa pengunjung temukan di taman kota Balboa Park.

2. Stanley Park, Vancouver Kanada

stanley park vancouver

Stanley Park merupakan taman kota pertama di Vancouver sekaligus sebagai taman terbesar di Kanada dengan lahan sebesar 4.049.000 m2. Aquarium Vancouver sebagai tempat untuk melihat berbagai jenis spesies hewan yang tinggal di laut pasifik seperti berang-berang laut, lumba-lumba, belugas dan singa laut menjadi daya tarik tersendiri yang dimiliki oleh Stanley Park.

Selain Aquarium Vancouver, sungai yang berada di area taman menjadi salah satu tempat favorit pengunjung untuk mengelilingi area taman sambil menikmati pemandangan sungai.

3. Central Park, New York City

central park new york
Photo by Anthony Quintano, via flickr

Keinginan para pebisnis Manhattan yang ingin memiliki lahan hijau sebagai fasilitas umum menjadi awal mula keberadaan Central Park sebagai taman kota yang terletak di New York City. Untuk mencari arsitek yang akan membangun taman kota di atas lahan yang dinilai tidak berkembang ini, pemerintah mengadakan perlombaan desain lanskap. Frederick Law Olmsted dan Calvert Vaux menjadi pemenang sekaligus arsitek yang membangun Central Park sebagai taman kota.

Central Park memiliki luas lahan 3.410.000 m2. Berbagai jenis kegiatan bisa dilakukan oleh pengunjung mulai dari bersepeda, yoga atau mengabadikan momen berharga dengan latar belakang beberapa patung dan bangunan bersejarah yang masih berada di area taman kota Central Park

4. Ibirapuera Park, Sao Paulo Brazil

ibirapuera sao paulo
via youtube

Ibirapuera Park adalah taman kota yang terletak di Sao Paulo Brazil dengan luas lahan 1.600.000 m2. Berbagai macam fasilitas olahraga yang terdapat di Ibirapuera Park berhasil menarik para pecinta olahraga untuk datang mengunjungi Ibirapuera Park.

Selain fasilitas olahraga, keberadaan beberapa museum seperti Museum Seni Kontemporer, Museum Seni Modern dan Museum Brasil membuat Ibirapuera Park banyak dikunjungi oleh para pecinta seni dari penjuru dunia. Tidak hanya itu, Ibirapuera Park juga merupakan taman kota yang di tanami 500 jenis tanaman seperti atobas, carvalhos brasileiros (kayu jati Brasil).

5. Hyde Park, London Inggris

hyde park london
via theshaftbury.com

Hyde Park menjadi taman kota terbesar di London Inggris dengan luas area 1.420.000 m2. Berbagai macam aktivitas bisa dilakukan di Hyde Park mulai dari joging, piknik, bersepeda, menunggang kuda, bermain tenis, bowling dan golf.

Danau Serpentine menjadi salah satu daya tarik dari taman kota yang terletak di London Inggris ini. Di danau ini terdapat berbagai macam jenis unggas mulai dari angsa putih, bebek dan lainnya. Memberikan makan unggas menjadi salah satu aktivitas yang digemari oleh pengunjung.

Selain danau Serpentine, Diana Memorial Fountain menjadi tempat selanjutnya yang sayang bila dilewatkan. Diana Memorial Fountain adalah kolam air berbentuk oval secara khusus dibuat untuk mengenang bila mendiang putri Diana. Kolam ini terdiri dari 545 batu granit yang setiap granitnya dibentuk dan didesain dengan menggunakan teknologi komputer.

6. Bukit Timah, Singapura

bukit timah singapura

Bukit Timah adalah taman kota sekaligus menjadi salah satu hutan tropis di Singapura yang menjadi tempat tinggal bagi 700 spesies kumbang. Tebing dan pepohonan menjadi pemandangan khas yang bisa pengunjung nikmati. Bukit Timah menjadi tempat yang sesuai untuk melakukan wisata alam.

Panjat tebing, menunggang kuda dan menikmati pemandangan taman kota di atas ketinggian tebing menjadi beberapa aktivitas yang bisa dilakukan oleh pengunjung ketika mengunjungi taman kota Bukit Timah yang memiliki luas lahan 630.000 m2 ini.

7. Lumpini Park, Bangkok

lumpini park bangkok
Photo by Khunpid, via flickr

Taman kota yang berad di pinggiran kota Bangkok ini awalnya ingin digunakan sebagai museum sekaligus tempat pameran oleh King Rama. Lumpini Park menjadi taman kota yang memiliki luas lahan 570.000 m2. Selain hamparan rumput hijau, danau buatan dengan ukuran yang cukup besar menjadi daya tarik tersendiri bagi taman kota Lumpini Park.

Tempat joging, lapangan basket, lapangan bola dan masih banyak lagi fasilitas yang bisa dinikmati oleh penggunjung. Setiap minggu sore para pengunjung juga bisa menikmati pertunjukan musik okestra klasik gratis.

8. Ueno Park, Taito-ku Tokyo Jepang

ueno park
via tokyobyfood.com

Awalnya Ueono Park adalah sebuah kuil yang bernama Kan'ei-ji yang digunakan untuk menyegel kekuatan jahat dari timur laut yang dipercaya membawa sial. Namun kuil tersebut habis terbakar ketika perang Boshin terjadi. Sejak saat itu tidak ada masyarakat Jepang yang mau menempati lahan tersebut karena dinilai akan membawa sial.

Pada tahun 1870, Anthonius Bauduin yang merupakan seorang dokter asal Belanda menyarankan agar lahan tersebut digunakan kembali sebagai taman kota. Sejak saat itu Ueono Park menjadi taman kota yang terletak di distrik Taito-ku Tokyo, Jepang dengan luas lahan 538.506,96 m2. Ueono Park memiliki banyak sekali museum seperti Museum Nasional Tokyo, Museum Nasional Seni Barat, Museum Seni Metropolitan Tokyo, dan Museum Sains Nasional.

Ueno Park juga menjadi salah satu tempat bagi para pengunjung untuk menikmati keindahan bunga sakura yang sedang mekar pada akhir Maret dan awal April.

9. Zabeel Park, Dubai United Arab Emirates

zabeel park dubai
via wikimediacommons

Taman kota yang terletak di Dubai United Arab Emirates memiliki luas lahan 475.000 m2. Area hijau Zabeel Park terdiri dari 3.000 lebih pohon palem dan 14 jenis tanaman berbeda lainnya dengan jumlah hampir mencapai 7.000 pohon.

Selain taman dan danau yang bisa dijadikan sebagai tempat bersantai dan bermain bagi anak-anak. Zabeel Park juga menjadi taman kota yang dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas lainnya seperti lapangan kriket mini, lapangan skateboard, sirkuit BMX dan masih banyak lagi fasilitas yang dimiliki oleh taman kota Zabeel Park.

Penggunaan teknologi dilakukan hampir semua area taman. Salah satunya adalah konektivitas Wi-Fi yang bisa diakses di seluruh area taman. Selain Wi-Fi, penggunaan teknologi juga diterapkan pada beberapa fasilitas seperti bioskop 3D, acara hiburan dengan penggunaan efek cahaya dan masih banyak lagi.

10. Songdo Central Park, Incheon Korea Selatan

songdo park incheon
Photo by Jun Michael Park, via koreaexpose

Songdo merupakan kota buatan yang berada di Incheon Korea Selatan. Proses pembuatannya memakan biaya sebanyak 40 miliar USD. Songdo Park menjadi kota buatan yang secara khusus didesain untuk memprioritaskan penggunaan transportasi masal seperti bus, kereta bawah tanah dan sepeda.

Sekitar 40% luas wilayah Songdo digunakan sebagai area hijau yang dikenal dengan Songdo Park. Dengan luas lahan 410.000 m2 membuat Songdo Park menjadi taman kota yang bisa digunakan untuk melakukan berbagai macam aktivitas mulai dari rekreasi, berolahraga dan aktivitas lainnya.

Pengunjung bisa menaiki kapal pesiar berukuran kecil untuk melihat pemandangan Songdo Park dari sungai kecil yang masih berada di area taman kota ini. Beberapa drama Korea juga menjadikan sungai ini sebagai tempat syuting seperti Are You Human (2018), Suits (2018), Hwayugi (2017-2018), Lookout (2017), Who Are You: School 2015 (2015), That Winter The Wind Blows (2013).

Taman di tengah kota menjadi salah satu fasilitas umum yang harus disediakan oleh setiap negara sebagai tempat bagi masyarakat untuk berekreasi dan untuk melakukan beragam aktivitas lainnya

Diperbarui: 2018-09-03 Dilihat: 246

Comment