Belanja Produk Arsitektur, Interior Bangunan! Diskon ongkir Voucher Rp 50 rb pembeli baru Poin beli online
  • Diperbarui: 16-03-2021

Beberapa langkah untuk mengurangi penyebaran virus pandemi sudah dilakukan, salah satunya adalah dengan mengembangkan inovasi cat bangunan anti virus dan mikroba dengan silver ion.

Penyebaran virus corona meningkatkan kewaspadaan terhadap objek yang berpotensi menjadi media penyebaran virus.

Industri interior pun mengambil peran untuk memenuhi kebutuhan sanitasi tersebut dengan mengeluarkan cat antibakteri.

Inovasi cat pelapis ini seperti memberikan nafas baru di tengah kebimbangan penanganan covid-19. Lantas apa itu cat pelapis dengan formulasi silver ion? Berikut penjelasannya.

Fakta Tentang Silver Ion

Fakta Tentang Silver Ion

Karakteristik Silver Ion

Silver ion seperti materi yang asing bagi orang awam namun silver ion tak lain adalah partikel perak.

Sebagai mineral alami anorganik, selama beratus tahun unsur perak telah terbukti memiliki kandungan sebagai agen antimikroba.

Silver ion memiliki kekuatan yang dikenal luas sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk desinfeksi dan sterilisasi, terutama dalam dunia medis.

Bahkan sebelum pandemi, silver ion ternyata sudah digunakan untuk membunuh bakteri. Silver ion banyak digunakan di rumah sakit dan lingkungan perawatan kesehatan.

Sering digunakan sebagai bahan dasar dalam bermacam peralatan medis dan kedokteran gigi. 1

Dengan fungsinya sebagai agen antimikroba, tak heran bila materi ini digunakan dalam produk rumah tangga bahkan yang termasuk barang elektronik, seperti mesin cuci dan kulkas.

Kemampuan silver ion dapat membunuh bakteri seperti Staphylococcus aureus yang menyebabkan infeksi dan Escherichia coli yang dapat dapat menimbulkan diare.

Bakteri yang terpapar silver ion akan mengalami penurunan jumlah hingga lebih dari 99%.

Cara Kerja Silver Ion Melawan Mikroba

Cara Kerja Silver Ion Melawan Mikroba Silver ion mampu menghancurkan atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme penyebab penyakit.

Antimikroba ini membunuh mikroorganisme dengan penetrasi yakni melubangi membran bakteri, menghentikan reproduksi dan metabolisme, lalu menghancurkannya sehingga bakteri tidak berkembang biak.

Silver ion pun mampunyai daya tahan yang lama. Senyawa yang terkandung di dalamnya cukup efektif untuk melawan kuman.

Tak heran bila materi ini digunakan dalam bahan pembuatan cat.

Dengan kemampuan silver ion, inovasi silver ion pada cat pelapis ini menjawab kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan perlindungan dari bangunan yang aman dan nyaman.

Ide Inovasi Cat Silver Ion

Ide Inovasi Cat Silver Ion Cat yang mengandung silver ion telah digunakan sejak 2005. Namun penggunaan teknologi silver ion saat itu masih terbatas pada proyek bangunan rumah sakit.

Bangunan yang menerapkan cat antimikroba dapat memperkuat kebersihan klinis dengan menghambat pertumbuhan bakteri di permukaan.

Cat tersebut berfungsi sebagai antinoda dan antikuman sehingga mereduksi jumlah mikroba pada permukaan dinding.

Pada 2020 pun, sejak maraknya pandemi covid-19, telah dilakukan penelitian dan pengembangan produk cat pelapis antivirus.

Hasilnya diluncurkan produk cat antivirus dengan teknologi silver ion. Cat antikuman interior ini dijual dengan harga menengah sehingga lebih terjangkau.

Meluncurkan produk dengan teknologi cat silver ion menjadi salah satu solusi efektif untuk menangani pengurangan masalah kesehatan yang muncul saat atau pun ketika wabah covid-19 berakhir.

Penerapan cat silver ion ini pun digunakan di rumah sakit Wuhan - tempat Covid-19 pertama kali dilaporkan.

Hasil Penelitian Silver Ion dalam Cat Antivrius

 Hasil Penelitian Silver Ion dalam Cat Antivrius Meskipun virus tidak tumbuh di permukaan yang tidak hidup namun studi menunjukkan bahwa virus covid-19 mampu bertahan di permukaan logam, kaca, kayu, kain dan plastik selama beberapa jam hingga hitungan hari.

Terlepas dari permukaan yang terlihat kotor atau bersih, pembersihan permukaan tak mungkin dilakukan sepanjang waktu.

Terutama permukaan dinding yang menjadi tempat tumbuhnya bakteri.

Dinding rumah yang telah dibersihkan pun tak menjamin untuk tidak terkontaminasi lagi. Permukaan dinding menjadi hal yang perlu diberikan perhatian lebih.

Teknologi cat pelapis silver ion adalah salah satu solusi yang paling terbaru untuk skenario pencegahan virus covid-19 di dalam rumah.

Jika permukaan dapat menepis mikroba, menjadikannya tidak lengket bahkan membunuh mikroba maka melambatkan penyebaran virus covid-19 dapat diwujudkan dari rumah.

Silver ion yan terdapat dalam cat telah diformulasikan secara khusus. Teknologi silver ion didalamnya bukanlah sekedar zat tambahan.

Silver ion yang terkandung bekerja aktif untuk antivirus dan antibakteri sehingga terjamin untuk digunakan selama lapisan cat menempel di dinding.

Seperti cat silver ion pada suatu merek yang telah diuji oleh Analytical Lab Group bahwa kandungan silver ion dapat membunuh hampir 100 persen Feline Calicivirus (FCV) atau sejenis strain dari Coronavirus yang bersifat menular dan menyerang sistem pernapasan.

Analytical Lab Group (ALG) merupakan pemimpin industri labolatorium global dengan standar FDA dan EPA di Amerika Serikat.

ALG adalah laboratorium independen, khusus melakukan pengujian pencegahan infeksi untuk antimikroba, farmasi, peralatan medis, bioteknologi dan fasilitas perawatan kesehatan.

Virus covid-19 disadari memberikan dampak sangat tinggi bagi kesehatan manusia. Melakukan terobosan untuk perlindungan di dalam rumah dari cat sangat membantu penekanan penyebaran virus covid-19.

Cat Silver Ion Efektif Melawan Kuman

Cat Silver Ion Efektif Melawan Kuman Cat pelapis yang mengandung silver ion berfungi untuk mengurangi penularan virus dan bakteri melalui proses inaktivasi.

Dengan kandungan silver ion yang diformulasikan secara khusus sebagai antivirus dan antibakteri, cat silver ion terbukti secara ilmiah efektif melawan:

  • Human Coronavirus yang menyebabkan infeksi saluran pernafasan pada manusia,
  • Virus influenza A (H1N1) yang menyebabkan flu babi
  • Coxsackievirus A16 yang menyebabkan hand foot mouth diseases (HFMD).
  • Efektif melawan berbagai jenis bakteri seperti E.coli, MRSA, Staphylococcus Aureus.
  • Anti-jamur dan lumut.

Keuntungan lainnya ialah rendah VOC (Volatile Organic Compounds senyawa organik yang mudah menguap). Keunggulan ini menjadikan cat cepat mengering setelah diaplikasikan pada dinding.

Material pun memberikan perhatian untuk tidak merugikan lingkungan. Sebagai senyawa yang ditemukan di lingkungan, silver ion dianggap cukup aman, dan merupakan inovasi yang ramah lingkungan.

Juga, bebas ammonia, bebas timbal, mercuri dan logam berat. Warnanya pun tahan pudar sehingga awet sepanjang masa.

Sangat direkomendasikan untuk setidaknya mengecet dalam 2 kali lapisan, dan digunakan dalam ruangan interior seperti childcare, sekolah, klinik, rumah sakit, pusat perbelanjaan, tempat ibadah dan gedung komersial seperti perkantoran.

Perlu diingat bahwa teknologi silver ion tak menjamin sepenuhnya kekebalan pengguna terhadap virus dan bakteri.

Pilihan Aman Namun Tetap Kreatif Mewarnai

Rangkaian inovasi cat pelapis dengan Silver-Ion diharapkan dapat menekan laju penyebaran mikroba dan beberapa patogen lainnya.

Menggunakan cat silver ion tidak hanya melindungi diri semasa pandemi tetapi juga memperkecil kemungkinan terjangkit penyakit akibat bakteria, jamur, parasit, dan patogen-patogen lainnya.

Bahan material yang dikandung aman bagi keluarga dan ramah lingkungan sehingga tidak berbau kimia menyengat VOC, serta hadir dalam ratusan pilihan warna.

Referensi

https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3551207/silver-ion-terobosan-baru-untuk-basmi-bakteri-berbahaya

https://www.dulux.com.hk/en/decorating-tips-and-advice/what-silver-ion

    DMCA.com Protection Status

    Comment