Belanja Produk Arsitektur, Interior Bangunan! Diskon ongkir Voucher Rp 50 rb pembeli baru Poin beli online
  • Diperbarui: 19-05-2021

Tampilan tembok di rumah bernoda? Lapisan cat rusak atau bahkan keropos? Stop panik dan ketahui dulu penyebabnya. Bingung mau mulai darimana? Berikut ulasannya.

Cat di dinding terkelupas menyebabkan pandangan yang tidak nyaman.

Air yang merembes tembok adalah salah satu dari penyebab cat dinding terkelupas.

Area di dinding tersebut pastinya memiliki intensitas terkena air lebih hingga menjadi lembab dan menimbulkan corak yang tidak mengindahkan rumah.

Masalah tembok yang rembes ini sulit untuk diidentifikasi sebelumnya. Dinding lembab baru terlihat setelah jamur atau bercak sudah terlihat jelas.

Cat Waterproofing

Tanda Pertama; Cat mengelupas

Cat mengelupas bisa dikarenakan berbagai hal seperti tembok yang tidak bersih dari debu / minyak sebelum dicat, permukaan kasar yang tidak didempul, atau kualitas cat yang tidak bagus.

Namun adapula dikarenakan Efflorescence atau pengkristalan. Bila pernah melihat cat dinding mengelupas disertai serbuk putih, ini adalah ciri-cirinya.

Efflorescence adalah penggaraman senyawa alkali akibat beton atau bata yang dirembes air dalam kurun waktu tertentu dan terbawa ke permukaan. 1

Garam-garam ini akan bertambah volume dan semakin banyak terbawa ke permukaan dinding, semakin terdorong lapisan cat tembok yang ada.

Dorongan ini akan merusak dan merobek lapisan cat dari dalam, sehingga terkelupas.

Bila Efflorescence disebabkan oleh rembesan air, lalu kenapa dinding menjadi basah atau lembab?

Mengapa Tembok Bisa Menjadi Lembab?

Tembok rembes bikin rumah menjadi kotor dan terlihat tidak enak. Sedikit saja bercak air mengganggu penglihatan mata.

Tanda tembok ini tidak tahan air selain akan muncul jejak air yang menjalar, juga adanya gelembung, noda, timbul jamur hitam pada permukaan dinding.

Bila tidak segera diperbaiki, dalam jangka waktu yang lama, tembok yang rembes air akan melembabkan ruangan dan pada akhirnya akan menimbulkan bau yang tidak sedap.

Penyebabnya rembesan air pada tembok ini dikarenakan beberapa hal. Berikut penyebabnya.

Kelembaban Udara

Kurangnya ventilasi yang cukup akan meminimalisir pergerakan udara bebas, sehingga kadar lembab pada tembok tidak bisa sepenuhnya mengering.

Jika tinggal di area yang lembab maka intensitas kelembaban akan lebih tinggi saat musim hujan dan tanah mengembang.

Sebaliknya saat panas, tanah mengering. Perubahan ini menyebabkan adanya kondensasi, mengakibatkan adanya uap air lalu menyerap ke dinding.

Terdapat Tembok yang Retak

Dari tanah yang lembab, air hujan dengan mudah masuk melalui dinding yang retak rambut atau retak struktur.

Pondasi atau lapisan lantai yang rusak atau tidak tebal memungkinkan air tanah mudah teresap ke tembok.

Pipa di Tembok Bocor

Beberapa bagian tembok biasanya menjadi lintasan saluran air atau talang air hujan dari atas genteng.

Jika saluran atau talang air ini bocor, setiap kali menyalakan keran maka air akan merembes ke tembok, dan noda rembesan air akan terlihat.

Karakteristik yang tak kalah penting agar rumah bebas lembab yaki dengan memastikan ruangan terkena sinar matahari dan memiliki saluran pertukaran udara yang baik.

Memperbaiki Tembok Rembes dengan Cat Waterproofing

Cat Waterproofing Dinding yang mengalami retak rambut disebabkan karena adanya teknik yang salah pada saat pengacian atau tidak menggunakan cat primer yang baik.

Pertama, kupas lapisan cat yang sudah rusak. Lapisan cat yang terlihat masih bagus bisa dites dengan disemprotkan air dan tunggu apakah menggelembung atau tidak. Bila ya, sebaiknya dikelupas juga.

Bila kerusakan lebih parah, ternyata rembesan masuk hingga dinding bagian dalam maka perlu memperhatikan dinding luar dan dalam. 2

Retak rambut bisa diperbaiki dengan pemberian dempul secara merata dan pelapisan waterproofing pada tembok bagian luar.

Bisa menggunakan cat primer yang menangkal kandungan alkali bila mau mengecat ulang tembok yang pernah terjadi penggaraman.

Dengan menggunakan bahan aditif yang mengandung anti air atau anti lembab, tembok pun tidak rembes lagi.

Jenis Cat Waterproofing

Ketika mengecat rumah, tidak semua bagian memiliki perlakuan yang sama.

Tergantung lingkungan dan lokasinya, cat rumah dibedakan untuk 2 kategori utama yakni cat untuk interior dan eksterior.

Cat Waterproofing untuk Interior

Cat Waterproofing Interior Menjaga rumah agar tetap bagus dalam jangka waktu yang lama, diperlukan lebih dari sekedar mengecat dinding.

Perlu penjagaan dari sisi lain yakni dengan meminimalisir celah kebocoran dan kemungkinan air menyerap ke tembok.

Masalah umum seperti tembok rembes, kelembaban, retak, dan jamur perlu menjadi perhatian dalam interior.

Mencegahnya yakni dengan cat waterproofing khusus untuk interior.

Cat Waterproofing untuk Eksterior

Cat Waterproofing Pelapis luar adalah pelindung utama dari rumah. Sebagai lapisan paling luar, sudah semestinya menggunakan cat waterproofing.

Cat untuk eksterior yang kedap air akan menutup kelembapan sehingga tembok tidak menyerap air, tidak retak, dan tidak bocor.

Manfaat yang penting dalam kandungan cat waterproofing eksterior yakni adanya jaminan:

  • Elastisitas, untuk mencegah robek atau mengelupas.
  • Breathability, untuk mengantisipasi substrat tidak tersumbat.
  • Crack bridging, untuk mengawetkan.
  • Anti korosi/karbonisasi, tidak membiarkan zat berbahaya seperti klorida masuk.
  • Memenuhi kebutuhan khusus seperti bebas jamur, bebas pelarut, cepat kering, dan sebagainya.

Aplikasi Cat Waterproofing pada Bagian Bangunan

Level daya kedap air berbeda-beda. Level serapan yang dibutuhkan pun bisa semakin tebal tergantung terhadap jenis proyek yang dikerjakan. 3

Atap

Cat Waterproofing untuk Atap Atap memiliki kerentanan yang lebih tinggi untuk menyerap air dan terkikis air hujan.

Pelapis dengan pelapis waterproofing harus mengandung manfaat ketahanan asam dalam hujan dan tahan terhadap perubahan kondisi cuaca.

Dengan mempertimbangkan elastisitas dalam kandungan pelapis, kemungkinan atap tahan lama karena penyesuaian terhadap cuaca sehingga tidak retak atau melepuh.

Lantai

Untuk mencegah air masuk ke lantai, level kedap air dari pelapis sangat bervariasi, tergantung dari lingkungan dan jenis lantai.

Jika kebutuhan seperti dapur kedap air, dan pernis lantai kayu maka spesifikasi pelapis waterproofing menjadi berbeda dengan garasi atau lantai kamar mandi.

Permukaan Bangunan yang dapat Dilapisi Waterproofing

Beton

Beton dinding ataupun lantai dapat dilindungi dengan pelapis waterproofing. Bahkan jika semen atau lantai beton diaplikasikan untuk teras, balkon, dan tangga.

Bagian rumah ini memerlukan ketahanan yang sangat baik terhadap air.

Kayu

Pelapis waterproofing untuk material kayu, jangan disamakan dengan varnishing. Baik itu pagar, lantai, atau furnitur taman, material kayu membutuhkan perlindungan dari cuaca.

Sifatnya yang mudah lapuk membutuhkan pelapis yang memiliki kandungan kedap air yang tebal sehingga kayu tidak berisiko basah lalu mudah patah dan rusak.

Logam

Untuk material logam, pelapis perlu kedap air lebih tebal dibandingkan material yang lain agar logam terlindung dari karat. Khususnya untuk bangunan di daerah pantai.

Diperlukan pelapis untuk logam yang memberikan perlindungan tahan garam dan tahan asam yang lebih baik, juga melindunginya dari korosi.

Waterproofing Cegah Tembok Rusak Karena Air

Cat kedap air adalah produk yang penting untuk diaplikasikan pada tembok rumah.

Ketika diaplikasikan dengan benar, cat ini melapisi dinding sebagai pencegah/pelindung untuk menahan air dan kelembapan.

Referensi

https://www.indana.co.id/efflorescence-pengkristalan/

https://idea.grid.id/read/092198991/jangan-abaikan-tanda-tanda-rembes-pada-dinding-kenali-dan-perbaiki-dengan-cara-ini?page=all

https://www.rawlinspaints.com/blog/waterproof-paints-dispelling-myths/

    DMCA.com Protection Status

    Comment