Ganti Perlengkapan Kamar Mandi Secara Rutin Demi Kesehatan

Tidak ada yang abadi di dunia ini dan hal ini juga berlaku dengan perlengkapan mandi yang sering digunakan. Menunda dengan alasan kondisi perlengkapan mandi yang masih layak untuk digunakan, hanya akan semakin membahayakan kesehatan Anda dan keluarga. Sudah saatnya untuk mengganti beberapa perlengkapan mandi Anda.

1. Sikat Gigi

Sikat gigi di tempat yang terkena angin dan dalam posisi berdiri

Profesor Klinis dari University of Florida College of Dentistry, Cooper mengatakan jika sikat gigi terkontaminasi dengan organisme mikroba oral setiap kali digunakan. Mikroorganisme sehat bisa menyebabkan infeksi jika mengenai bagian dalam mulut yang sedang mengalami luka.

Selain itu, menyimpan sikat gigi dikamar mandi akan menyebabkan sikat gigi terkontaminasi dengan bakteri ecal coliforms yang berasal dari tinjau manusia dimana bakteri tersebut akan menempel pada sikat gigi melalui udara saat Anda menyiram atau membersihkan toilet.

Oleh sebab itu, letakkan sikat gigi ditempat yang terkena angin dan dalam posisi berdiri. Penggantian sikat gigi lama dengan yang baru dapat dilakukan setiap 3-4 bulan sekali namun apabila bulu pada sikat gigi mulai tidak beraturan maka Anda bisa menggantinya lebih cepat.

2. Handuk Mandi

Koliform dan E-coli menjadi bakteri yang paling banyak ditemukan dalam handuk. Untuk mencegah bakteri ini berkembang biak dan mengakibatkan gangguan kesehatan, Anda disarankan untuk mencuci handuk setiap 3 kali pemakaian. Handuk lama harus segera diganti ketika handuk mulai kehilangan kelembutannya serta daya serapnya. Mengganti handuk lama dengan yang baru bisa dilakukan setiap dua tahun sekali.

3. Pisau Cukur

Pisau cukur perlu diganti secara berkala

Pisau cukur yang dibiarkan begitu saja sesaat setelah digunakan atau menyimpannya ditempat yang lembab akan mempercepat berkaratnya mata pisau cukur. Bersihkan pisau cukur setelah digunakan dan letakan ditempat yang terkena angin dan dalam keadaan berdiri. Selain itu pastikan Anda tidak berbagi pisau cukur dengan orang lain.

Semakin sering Anda menggunakan pisau cukur maka semakin banyak bakteri yang terdapat pada pisau cukur. Ganti pisau cukur setelah digunakan sebanyak 5-7 kali, atau ketika terjadinya iritasi berupa munculnya benjolan kecil pada kulit setelah menggunakan pisau cukur.

4. Shower Puff

Selain digunakan untuk membersihkan tubuh, shower puff juga sering digunakna untuk mengangkat daki pada kulit sehingga tidak heran apabila terjadinya penumpukan sel kulit mati pada shower puff. Selain sel kulit mati, shower puff juga menjadi tempat bersarangnya bakteri dan kuman. Mandi akan membuat pori-pori kulit menjadi terbuka dan hal ini memudahkan kuman dan penyakit untuk masuk ke dalam tubuh.

Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk menyimpan shower puff ditempat terbuka yang terkena angin dan ganti shower puff Anda dengan yang baru setiap 3 minggu sekali.

5. Shower

Bersihkan shower dari kotoran, kerak dan lumut setiap tiga minggu sekali. Tidak membersihkan shower dalam waktu yang lama akan menyebabkan terjadinya penumpukan kerak, lumut dan bakteri sehingga membuat air pada shower tidak dapat keluar secara maksimal. Segera ganti shower yang baru apabila terjadi penyumbatan pada shower.


https://www.buzzfeed.com/mikespohr/things-you-need-to-replace?utm_term=.ewLRZJKKg#.cgNODAaa1
https://www.webmd.com/oral-health/features/the-ugly-truth-about-your-toothbrush
http://classiccleaners.net/2013/07/23/when-to-replace-your-bath-towels-greenwood-avon-carmel/
http://www.refinery29.com/2016/08/120640/shaving-razor-tips
https://www.nature.com/articles/s41598-017-06055-9
Diperbarui: 2018-05-18 Dilihat: 2799

Comment