Belanja Produk Arsitektur & Interior Bangunan!
Diskon ongkir
Poin beli online
Voucher Rp 50 rb pembeli baru
Lampu LED Solusi Lampu Bijak dan Hemat Energi

Lampu LED Solusi Lampu Bijak dan Hemat Energi

via pexels.com

  • Diperbarui: 01-07-2020

LED (Light Emitting Diode) merupakan elemen elektronika yang terbuat dari bahan semi konduktor yang dapat menghantarkan arus listrik ke satu arah dan menghambat arus listrik dari arah sebaliknya. LED merupakan dioda (alat yang terdiri atas dua elemen dan digunakan sebagai pengarah arus) yang dapat memancarkan cahaya saat dialiri arus listrik.1

Lampu LED memiliki efisiensi dan waktu pakai beberapa kali lipat lebih baik dan efisien dibandingkan dengan lampu CFL (Compact Furorescent Lights) atau yang dikenal dengan lampu hemat energi. Tidak seperti lampu pendahulunya, lampu LED akan menghasilkan terang sepenuhnya tanpa perlu adanya waktu pemanasan (warm-up).2 Selain itu lampu LED juga membutuhkan energi lebih sedikit dibandingkan dengan lampu CFL.3

Lampu LED bukanlah sesuatu yang baru lagi bagi masyarakat. Namun beberapa kalangan masyarakat masih ragu untuk beralih dari lampu pijar ke lampu LED. Alasannya tak lain karena harga lampu LED yang relatif lebih mahal dibandingkan dengan jenis lampu lainnya. Namun walau disebut mahal mengingat daya tahan lampu LED yang cukup lama yaitu 10 tahun hingga 15 tahun dan pemakaian daya listriknya yang lebih kecil, tentu penggunaan LED jauh lebih hemat dibanding lampu pijar.

Selain itu harga lampu LED pun sudah mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Sejak tahun 2007 hingga 2011 saja disebutkan bahwa lampu LED sudah mengalami penurunan harga hingga sekitar 50 persen, hal itu juga yang menyebabkan permintaan terhadap lampu LED di dalam negeri tumbuh 20 persen-30 persen.4

Lampu LED hemat energi

Sebanding dengan harganya, lampu LED ternyata memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan lampu lainnya. Diantaranya:

1. Waktu penyalaan yang instan

Lampu LED dapat menyala (ON) dan mencapai titik terang maksimal dalam waktu yang sangat cepat. Hal tersebut sangat berbeda dengan lampu pijar yang memerlukan beberapa detik untuk mencapai titik terang yang maksimal. Karena itulah selain sebagai lampu di rumah, lampu LED juga cocok dijadikan sebagai lampu signal kendaraan bermotor.1

2. Awet

Lampu LED merupakan jenis lampu Solid State Lighting (SSL) yang berarti lampu terdiri dari kumpulan LED yang padat sehingga dalam pemakaiannya lampu LED hampir jarang untuk dapat pecah. Daya watt pada lampu LED juga termasuk rendah.5 Dengan 7 watt (600 lumen) cahaya yang dihasilkan lampu LED sudah cukup untuk menerangi ruangan berukuran 1,5 x 1,5 meter persegi dengan tinggi 3 meter.6

Perbandingan konsumsi listrik pada lampu:

3. Daya Tahan Lama

Dibandingkan dengan jenis lampu lainnya lampu LED lebih awet dan tahan lama. Lampu pijar umumnya memiliki masa pakai hingga 1000 jam dengan perkiraan pemakaian 10 jam per hari dan masa bertahan sekitar 3-4 bulan pemakaian. Sementara lampu LED memiliki masa pakai 50.000 jam atau jika digunakan 10 jam per hari, berarti dapat bertahan hingga 10-15 tahun lamanya.7

4. Hemat Energi

Penggunaan lampu LED 6-8 watt dalam setahun membutuhkan daya listrik sebesar 329 kilowatt. Sementara lampu pijar 60 watt yang sama terangnya dengan lampu LED 6-8 watt membutuhkan daya listrik sebesar 3.285 kilowatt dalam setahun. Lampu LED jauh lebih hemat bukan?7

5. Bebas UV

Cahaya pada lampu LED tidak mengandung sinar UV (ultra violet) dan juga energi panas yang dapat merusak kulit seperti halnya yang terdapat pada beberapa lampu CFL (neon/fluorescent).8 Memang kerusakan akibat sinar UV pada lampu tidak sama intensitasnya dengan bahaya akan sinar UV pada matahari langsung. Namun apabila paparan sinar UV mengenai Anda setiap harinya tentu lambat laun efeknya pun pasti akan terasa.

6. Ramah Lingkungan

Selain bebas sinar UV, lampu LED juga tidak mengandung merkuri dan dapat didaur ulang sehingga mengurangi emisi karbon dioksida (CO2) yang terserap oleh atmosfer.9 Sementara pada lampu hemat energi (CFL) terdapat kandungan zat merkuri yang dapat merusak lingkungan dan mengganggu kesehatan.10 Oleh sebab itu didalam penggunaannya hindari lampu CFL sampai pecah, karena selain uap merkuri yang dapat mengganggu kesehatan pernafasan, zat merkuri tersebut juga dapat mencemari lingkungan sekitarnya akibat sulit untuk didaur ulang dan dapat merusak lapisan ozon.11

Kandungan merkuri pada sebuah lampu CFL yakni sebesar 4-5 miligram, walau terdengar angka yang kecil namun kandungan merkuri tersebut dapat mencemari sekitar 6.000 galon air.12

Lampu LED memiliki masa pakai lebih lama dibanding lampu biasa

Masa pakai yang tahan lama, serta kandungannya yang bebas dari kimia berbahaya inilah yang menjadi keunggulan utama dari lampu LED. Hingga akhirnya lampu LED kini menjadi pilihan utama untuk digunakan di banyak tempat dan membuat teknologi lampu LED sebagai lampu penerang menjadi semakin matang dan berkembang menjadi salah satu pilihan terbaik dalam hal penghematan biaya listrik bagi kebutuhan industri maupun rumah tangga.


Sumber:
1. Dickson (2016). Kelebihan (Keuntungan) memakai Lampu LED (Light Emitting Diode). Diambil dari http://www.produksielektronik.com/kelebihan-keuntungan-memakai-lampu-led/
2. Lampu LED. (2017, Oktober 22). Di Wikipedia, Ensiklopedia Bebas. Diakses pada 13:07, Oktober 22, 2017, dari https://id.wikipedia.org/w/index.phptitle=Lampu_LED&oldid=13261016
3. Bergesen, Joseph D.; Tähkämö, Leena; Gibon, Thomas; Suh, Sangwon (2016). "Potential Long-Term Global Environmental Implications of Efficient Light-Source Technologies". Journal of Industrial Ecology 20 (2): 263. doi: http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/jiec.12342/full/
4. Budiman, Sunu (2011). Penurunan harga dorong permintaan teknologi LED domestik. Diambil dar http://bit.ly/2iVqaDx
5. Yuliwardhani, Devi F (2014). Alasan Mengganti Lampu Pijar dengan LED. Diambil dari http://idea.grid.id/Kabar/Alasan-Mengganti-Lampu-Pijar-Dengan-Led
6. Infopromodiskon (2016). Cara Menghitung Jumlah Lampu Biasa atau LED Yang Dibutuhkan Dalam Suatu Ruangan. Diambil dari https://shar.es/1PNCnY
7. Onmol.com (2017). Hemat Anggaran Dengan Lampu LED? Inilah 5 keunggulannya. Diambil dari https://kumparan.com/online-mall-indonesia/hemat-anggaran-dengan-lampu-led-inilah-5-keunggulannya
8. Harnowo, Putro Agus (2012) Diambil dari Lampu Hemat Energi Pancarkan Radiasi Berbahaya bagi Kulit. https://health.detik.com/read/2012/07/22/095626/1971470/763/lampu-hemat-energi-pancarkan-radiasi-berbahaya-bagi-kulit
9. Latief (2011). Hindari Pemakaian Lampu Bermerkuri!. Diambil dari http://tekno.kompas.com/read/2011/10/27/11441347/hindari.pemakaian.lampu.bermerkuri
10. Dewi (2013). Hindari Pemakaian Lampu Mengandung Merkuri. http://nationalgeographic.co.id/berita/2013/07/hindari-pemakaian-lampu-mengandung-merkuri
11. Hapsari, Nathania (2015). Beralih ke LED Lebih Hemat dibanding Lampu Pijar. Diambil dari http://kom.ps/AFtWWu
12. Ruma Salam (2016). Mengandung Mercuri Yang Bisa Mecemari 6000 Galon Air, Lampu Ini Jangan Sampai Pecah. Diambil dari http://www.rumahsalam.id/2016/08/mengandung-mercuri-yang-bisa-mencemari.html

    DMCA.com Protection Status

    Comment

      FOBUMA
      WA Chat Support
      0819 2810 0777