Menghindari Kebakaran Rumah

Rumah tinggal menjadi tempat yang paling nyaman dan aman untuk keluarga. Rumah harus dijaga agar selalu aman terutama dari bahaya kebakaran yang mungkin mengancam. Ada beberapa cara mudah untuk menghindari kebakaran di rumah agar rumah lebih terlindung dari bahaya kebakaran.

6 cara praktis berikut ini dapat menjadi langkah awal untuk melindungi rumah dari kebakaran.

Memeriksa Kondisi Peralatan Rumah Tangga

Yang harus memperoleh perhatian ekstra untuk mencegah kebakaran rumah yaitu peralatan rumah tangga bersumber tenaga listrik atau berkaitan dengan api. Televisi, lemari pendingin, air conditioner dan kompor harus mendapat perhatian ekstra karena rentan menjadi penyebab kebakaran rumah.

Menumpuk colokan pada satu steker dapat memperbesar kemungkinan terjadinya kebakara akibat hubungan pendek arus listrik. Sebaiknya menggunakan satu steker untuk satu colokan. Untuk mencegah kebakaran sebaiknya hindari meletakkan cairan atau barang mudah terbakar dekant sumber api. Jangan pernah meninggalkan kompor yang menyala meskipun hanya sebentar.

Memeriksa Kondisi Kelistrikan Rumah

Hampir sebagian besar penyebab kebakaran karena adanyan hubungan pendek arus listrik. Untuk mencegah kebakaran rumah tinggal sebaiknya selalu memeriksa kondisi kelistrikan rumah secara berkala. Pemeriksaan kondisi kelistrikan meliputi keadaan sekering, meteran, kabel dan steker.

Pastikan keadaan sekering dan meteran masih dalam kondisi baik. Kabel yang mengelupas atau rapuh harus segera diganti agar tidak terjadi loncatan listrik dan tidak menyebabkan kesetrum. Hindari penggunaan beberapa colokan dalam satu steker agar tidak terjadi hubungan pendek arus listrik.

Berhati-hati dengan Kebiasaan Sehari-hari

Ada kebiasaan sehari-hari yang dapat menjadi penyebab terjadinya kebakaran. Hati-hati pada saat menyalakan lilin, lampu petromaks dan obat nyamuk. Jauhkan dari bahan-bahan yang mudah terbakar seperti tirai dan kertas. Jaga agar api dari ketiga sumber tersebut jatuh dan menimpa bahan yang mudah terbakar. Hati-hati saat menyalakan korek api. Jauhkan dari aliran gas dan sumber listrik.

Saat membuang korek api harus benar-benar memastikan agar api telah padam. Hindarkan korek api dari jangkauan anak-anak. Jika memiliki kebiasaan merokok sebaiknya melakukan atifitas merokok di luar ruangan rumah. Perhatikan baik-baik apakah api pada puntung rokok telah benar-benar padam sebelum membuang ke tempat sampah. Hindari membuang puntung rokok sembarangan untuk menghindari membakar bahan mudah terbakar.

Memasang Pendeteksi Asap

Alat pendeteksi asap dapat mengetahui jika terjadi kebakaran sejak dini. Alat pendeteksi asap juga dapat mencegah kebakaran dengan cara memercikkan air di sumber yang mengeluarkan asap. Sehingga peralatan ini dapat mengurangi risiko terjadinya kebakaran di dalam rumah.

Smoke detector atau alat pendeteksi asap ini biasanya dipasang di atas langit-langit rumah. Cara kerjanya menggunakan sensor yang dapat mendeteksi jika terdapat asap dengan intensitas tinggi.

Menyediakan Alat Pemadam Kebakaran di Rumah

Alat pemadam kebakaran dapat disediakan di rumah untuk mengantisipasi jika tiba-tiba terjadi kebakaran. Sebaiknya alat pemadam kebakaran diletakkan dekat dengan sumber api seperti di dapur, garasi dan perapian.

Alat pemadam kebakaran ini memiliki tanggal kadaluarsa sehingga pastikan agar tidak lewat dari tanggal kadaluarsanya dan masih berfungsi dengan baik. Selalu periksa kondisi tabung pemadam karena jika berkarat sudah tidak dapat berfungsi dengan baik.

Mengetahui yang Harus Dilakukan Jika Terjadi Kebakaran

Jika terjadi kebakaran tidak perlu panik dan usahakan agar tenang. Jika terjadi kebakaran kecil usahakan untuk segera memadamkan sumber api. Jika terjadi hubungan arus pendek segera matikan arus listrik. Jika terjadi kebakaran akibat kompor segera cabut selang dan bawa tabung gas keluar ruangan. Buka jendela dan pintu lebar-lebar, kemudian segera keluar dari ruangan.

Mencegah kebakaran di rumah dapat menyelamatkan jiwa. Dengan cara-cara praktis di atas risiko bahaya kebakaran di rumah dapat diperkecil. Pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan. Lakukan hal-hal yang dapat dilakukan hari ini tanpa menunggu hari esok.

Diperbarui: 2017-02-18 Dilihat: 1148

Comment