Pahami Ini Sebelum Membuat Ventilasi Rumah

Semua orang tahu, ventilasi rumah berfungsi sebagai tempat pertukaran udara. Namun sayangnya masih banyak yang tidak mengetahui jika membuat ventilasi rumah harus dilakukan dengan perhitungan matang dengan mempertimbangkan banyak hal, sehingga tidak heran jika banyak rumah yang terasa panas meskipun sudah memiliki ventilasi.

Pengertian Ventilasi

ventilasi dengan jendela rumah

Kata ventilasi atau ventilation berasal dari bahasa latin yaitu vetus yang berarti pergerakan udara. Ventilasi dapat didefinisikan sebagai proses pertukaran udara dalam ruang secara alami maupun mekanis. Berdasarkan tekniknya, sistem ventilasi terbagi menjadi dua jenis yaitu ventilasi pasif dan ventilasi aktif.

Ventilasi pasif adalah sistem ventilasi alami karena pertukaran udara dalam ruang terjadi secara alami tanpa menggunakan peralatan mekanis. Sistem ventilasi alami pada bangunan dan rumah yang paling banyak digunakan adalah bukaan udara. Sementara ventilasi aktif atau disebut dengan ventilasi buatan, pertukaran udara terjadi karena menggunakan bantuan peralatan mekanis seperti kipas dan ac.

Prinsip Pergerakan Udara Dalam Ruang

prinsip ventilasi

Untuk memahami lebih dalam mengenai ventilasi rumah, maka Anda terlebih dahulu harus memahami prinsip pergerakan udara dalam ruang. Pergerakan udara dalam ruang disebabkan karena adanya aliran udara dari luar bangunan dan aliran udara antar ruang dalam bangunan.

Pergerakan udara dalam ruang juga dipengaruhi oleh fenomena stack effect dimana pergerakan udara dalam ruang terjadi karena adanya perbedaan kepadatan udara. Udara yang lebih panas memiliki kepadatan yang lebih rendah dengan arah pergerakan naik ke atas sehingga udara yang lebih dingin dengan tingkat kepadatan rendah akan mengisi tempat yang tinggalkan. Selain itu pergerakan udara juga dipengaruhi oleh angin dan perbedaan suhu antara bagian yang terkena sinar matahari dengan bagian yang terlindungi dari sinar matahari.

Memahami Fungsi Ventilasi Rumah

memahami fungsi ventilasi rumah

Secara singkat ventilasi rumah berfungsi sebagai tempat keluar masuknya udara sehingga menciptakan udara sejuk dalam ruangan. Ventilasi rumah juga berfungsi untuk menjaga keseimbangan kadar oksigen dan karbon dioksida dalam ruangan.

Manusia bernapas dengan menghirup oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida. Ketika rumah tidak memiliki ventilasi atau memiliki ventilasi dengan ukuran yang kecil maka mengakibatkan terhambatnya proses pertukaran udara sehingga kadar karbon dioksida mendominasi udara yang ada dalam ruangan.

Karbon dioksida adalah hasil sisa metabolisme dari sel tubuh, sementara tubuh manusia membutuhkan oksigen sebagai energi supaya sistem dalam tubuh dapat bekerja secara optimal. Namun ketika udara dalam rumah didominasi oleh tingkat karbon dioksida yang tinggi maka manusia akan menghirup kembali karbon dioksida sedangkan kadar oksigen dalam tubuh akan semakin menurun.

Tubuh yang tidak mendapatkan pasokan oksigen yang cukup mengakibatkan sistem dalam tubuh tidak dapat bekerja secara maksimal. Akibatnya berbagai macam gangguan kesehatan akan timbul seperti pusing, mudah lelah, sulit berkonsentrasi dan semakin mempermudah proses penularan penyakit.

Minimnya pertukaran udara dalam ruang juga akan meningkatkan kelembaban udara. Manusia mengeluarkan keringat sebagai mekanisme pertahanan tubuh untuk menurunkan suhu panas pada tubuh yang melampaui ambang batas. Keringat akan menguap ke udara dan berubah menjadi gas. Proses penguapan membutuhkan energi panas untuk mempercepat molekul-molekul air (keringat) berubah menjadi gas. Artinya keringat yang menguap akan membawa pergi energi panas dari tubuh sehingga membuat tubuh terasa lebih segar.

Ketika kelembaban udara dalam rumah meningkat maka proses penguapan akan semakin sulit dilakukan sehingga menyebabkan hanya sedikit hawa panas yang dapat dikeluarkan oleh tubuh. Hal inilah yang menyebabkan mengapa Anda merasa panas ketika berada dalam ruangan yang minim ventilasi.

Untuk mencegah hal ini terjadi dibutuhkan ventilasi rumah dengan ukuran yang ideal sehingga udara dengan kandungan karbon dioksida yang tingga dapat keluar dan digantikan dengan udara baru yang kaya akan oksigen sehingga membuat udara dalam rumah menjadi sejuk.

Menghitung Ukuran Ideal Ventilasi Rumah

ukuran ideal ventilasi rumah

Agar ventilasi rumah dapat berfungsi secara maksimal maka Anda harus mengetahui dan memperhitungkan ukuran ventilasi yang ideal untuk rumah Anda. Berdasarkan Standar Nasional Indonesia, luas bukaan yang berfungsi sebagai aliran udara termasuk ukuran lubang ventilasi dalam sebuah ruangan pada rumah mnimal 5 perden dari luas lantai ruangan. Apabila ruangan memiliki ukuran 4 m x 5 m maka luas ventilasi yang dibutuhkan 5% x 20m2 = 1m2. Ini adalah perhitungan standar ventilasi rumah.

Hal lain yang harus diperhitungkan dalam menentukan ukuran ventilasi rumah adalah jumlah anggota yang melakukan aktivitas dalam rumah. Semakin banyak jumlah anggota yang tinggal dan melakukan aktivitas dalam rumah maka kebutuhan oksigen akan semakin besar. Sehingga Anda diperbolehkan untuk membuat ukuran ventilasi rumah lebih besar dari ukuran yang ditetapkan oleh Standar Nasional Indonesia.

Model Ventilasi Silang, Ventilasi Rumah Paling Ideal

model ventilasi silang

Ventilasi silang menjadi model ventilasi paling ideal untuk rumah tinggal yang memungkinkan pertukaran udara terjadi terus-menerus. Ventilasi silang atau cross ventilation adalah dua lubang bukaan yang letaknya saling berhadapan atau menyilang antara bukaan udara masuk (inlet) dan bukaan udara keluar (outlet) yang bekerja dengan memanfaatkan perbedaan tekanan udara tinggi dan rendah. Perbedaan tekanan akan menarik udara segar dari luar rumah untuk masuk dan mendorong udara dalam rumah untuk keluar.

Sebaiknya buatlah ventilasi silang dengan model bukaan yang saling berhadapan. Pastikan bukaan memiliki ukuran yang sama. Perbedaan ukuran akan membuat jumlah antara udara yang masuk dan keluar menjadi tidak seimbang. Anda juga harus membuat bukaan udara masuk (inlet) lebih rendah dari bukaan udara keluar (outlet).

Untuk memperlancar proses pertukaran udara, pastikan tidak meletakkan terlalu banyak barang diantara lubang ventilasi untuk memperlancar proses pertukaran udara. Barang yang diletakkan diantara dua lubang bukaan ventilasi akan menghalangi dan memperlambat jalur pertukaran udara.

Buatlah ventilasi rumah dengan ukuran yang ideal sehingga pertukaran udara menjadi maksimal dan membuat rumah menjadi terasa sejuk.

Diperbarui: 2018-05-18 Dilihat: 1373

Comment