Antusias dengan Ibu Kota Negara (IKN) baru? Ya, Indonesia dalam beberapa waktu ke depan akan memiliki Ibu Kota Negara baru di Kalimantan Timur. Untuk mendukung hal ini, sejumlah pembangunan infrastruktur terus dikebut.
Salah satu infrastruktur yang penting di IKN baru itu ialah Jembatan Pulau Balang.
Jembatan ini menjadi infrastruktur unggulan dan akses kunci menuju Ibu Kota Baru Indonesia.
Sebelum ada jembatan tersebut, akses transportasi dilakukan melalui jaur laut sehingga dapat memakan waktu yang lama yakni hingga 5 jam.
Pentingnya Pembangunan Jembatan Pulau Balang
Jembatan Pulau Balang merupakan bagian dari master plan pembangunan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk membangun jalan Trans Kalimantan. 1
Jembatan tersebut menyambungkan akses transportasi dari Kota Balikpapan menuju Kabupaten Penajam Paser Utara yang menjadi calon Ibu Kota Negara baru Indonesia.
Pelaksana dan Biaya Konstruksi Jembatan Pulau Balang
Pembangunan Jembatan Pulau Balang yang dimulai sejak tahun 2007 ini dikerjakan oleh perusahaan kontraktor PT Hutama Karya (Persero) yang melakukan Kerja Sama Operasi (KSO) dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan PT Bangun Cipta Konstruksi.
Untuk mendirikan Jembatan Pulau Balang tersebut dibutuhkan total anggaran mencapai Rp 1,33 triliun yang didukung oleh dana APBN dan APBD dari pemerintah pusat, pemprov Kaltim, pemkab Penajam Paser Utara, dan pemkot Balikpapan.
Data Teknis Jembatan Pulau Balang
Jembatan Pulau Balang disebut-sebut menjadi jembatan terpanjang kedua di Indonesia setelah Jembatan Suramadu.
Di samping itu, Jembatan Pulau Balang diyakini menjadi jembatan cable-stayed dengan dek beton terpanjang di Indonesia. 2

Jembatan Pulau Balang dirancang mempunyai lebar 22,4 meter terdiri dari 4 lajur dan dilengkapi dengan trotoar di samping kanan dan kiri.
Sementara itu, data panjang bentang jembatan dek utama sepanjang 804 meter, panjang jembatan dek pendekat 167 meter, panjang jalan akses 1.969 meter, dan panjang antar pilon 402 meter.
Jembatan “cable stayed” Pulau Balang menggunakan kabel-kabel prategang high-strength setinggi 29 meter.
Kabel-kabel tersebut ditahan oleh dua pylon atau tiang jembatan setinggi 116 meter.
Pondasi untuk menopang jembatan tersebut berupa tiang pancang sebanyak 144 bore pile.

Tahapan Pembangunan Jembatan Pulau Balang
Pada tahun 2013 dilakukan kontrak pertama bentang panjang Jembatan Pulau Balang yaitu pembangunan abutment dan pilar K1-K2. 3
Kemudian pada tahun 2015 sampai dengan awal 2018 dilakukan kontrak kedua dengan pekerjaan pondasi dan dilanjutkan pekerjaan pile cap dan pylon.
Selanjutnya, pada pertengahan tahun 2019 dilakukan pekerjaan lantai jembatan paralel dengan bagian puncak pylon.
Teknologi Structural Health Monitoring System (SHMS) pada Jembatan Pulau Balang
Jembatan Pulau Balang dilengkapi dengan teknologi Structural Health Monitoring System (SHMS).
SHMS merupakan teknologi yang menggunakan sensor untuk memantau kesehatan struktur konstruksi bangunan termasuk jembatan.
Dengan teknologi ini, dapat dilakukan monitoring informasi kondisi dan keamanan jembatan untuk menjamin jembatan layak digunakan.
Dampak Positif Pembangunan Jembatan Pulau Balang
Dengan dibangunnya Jembatan Pulau Balang, waktu tempuh perjalanan dari Balikpapan menuju Penajam Paser Utara menjadi hanya satu jam melalui rute darat Balikpapan-Kariangau-Jembatan Pulau Balang-Simpang Gersik-Penajam.
Jembatan Pulau Balang memudahkan dan mempercepat perjalanan masyarakat dan barang logitstik sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan terciptanya pusat-pusat perekonomian baru.
Sebagai contoh, pengembangan Kawasan Industri Karingau (KIK) kian bertumbuh dengan semakin lancarnya akses transportasi dari Pelabuhan Peti Kemas Karingau Balikpapan.

Akses Konektivitas Menuju Ibu Kota Negara Lancar dengan Jembatan Pulau Balang
Infrastruktur Jembatan Pulau Balang membuat akses konektivitas menuju lokasi Ibu Kota Negara baru menjadi semakin lancar.
Rencana pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur pun diyakini dapat segera terwujud.
Jembatan Pulau Balang tersebut sekaligus menjadi ikon baru koridor Trans-Kalimantan yang penting untuk kemajuan kehidupan masyarakat setempat.
Referensi
https://kaltimtoday.co/5-fakta-jembatan-pulau-balang-penghubung-balikpapan-penajam-paser-utara/
