• Diperbarui: 29-08-2019
{.Blog.Quote}

Cladding adalah aplikasi bahan di atas bahan yang lain untuk memberikan lapisan luar dengan tujuan estetika atau daya tahan tambahan terhadap cuaca.

Di dunia arsitektur, panel cladding dapat diwujudkan dengan material-material seperti kayu, batu, logam, hingga komposit. Umumnya cladding dipasangkan baik itu direkatkan langsung ke permukaan tembok atau dengan menggunakan rangka (klip atau dengan paku rivet ke rangka baja ringan).

Adapula tipe cladding dengan kompleksitas lapisan tertentu seperti Aluminium Composite Panel (papan busa padat LDPE yang dilapisi lembar aluminium di kedua sisi) dan Honeycomb Composite Panel (aluminium pola segi enam yang dilapisi lembar aluminium di kedua sisi). Cladding ACP dan HCP ini memiliki lapisan tengah yang berfungsi sebagai insulasi terhadap suhu dan suara.

Aluminium Composite Panel. via enr.com
Honeycomb Composite Panel. via nauticexpo.com

Pola garis-garis seperti gambar di bawah tidak hanya membuat bangunan lebih menarik, namun aplikasi papan kayu kuning dengan pola garis-garis seperti gambar pertama di bawah berfungsi untuk mengelak air hujan dengan sudut tonjolan tertentu.

Cladding pola garis atau biasa disebut cladding linear jaman sekarang populer dengan penggunaan material aluminium atau dengan baja tipis. Terbukti pada gambar dibawah ini bahan logam memberikan daya tahan tambahan sekaligus estetika terhadap bangunan.

Public Safety Answering oleh SOM Architects. via dezeen.com

Menggunakan cladding berbahan logam tentunya tidak hanya bermanfaat sebagai pelindung bangunan atau estetika saja. Bahan logam memungkinkan kemudahan dalam perawatan dan relatif mudah dalam pemasangan karena sifatnya yang modular. Tentunya memasangkan cladding logam pada bangunan bukan lagi menjadi angan-angan. Sekarang Anda dapat mewujudkannya dengan cladding linear Panellux, dengan variasi ukuran lebar 85 mm (85C) dan 200 mm (200C).

DMCA.com Protection Status

Comment