Switch House Tate Modern, Unik dengan Fasad Batu Bata

Museum setinggi 64,5 meter ini mampu menciptakan 60 persen lebih banyak ruang pameran untuk galeri London, yang telah menjadi salah satu atraksi budaya paling penting di kota ini sejak dibuka pada tahun 2000.

fasad switch house
Photo by Jim Stephenson, via dezeen

Tate Modern didirikan di atas lahan yang dulunya digunakan sebagai bekas pembangkit listrik yang kini sudah tidak digunakan lagi. Pembangkit listrik ini memiliki tiga bagian utama yaitu Boiler House, Turbin House dan Switch House.

Desain Switch House Tate Modern

Struktur kaca awalnya direncakan sebagai fasad bangunan. Namun hal tersebut tidak jadi dilakukan karena Herzog & De Meuron sebagai arsitek dari Tade Modern melihat jika sudah terlalu banyak struktur kaca yang digunakan sebagai fasad bangunan yang berada di sekitar Tate Modern.

Akhirnya penggunaan batu-bata sebagai fasad bangunan Tade Modern dipilih. Alasannya agar Tate Modern memiliki tampilan berbeda dari bangunan yang berada disekitarnya sekaligus menjadi ciri khas dari museum tempat penyimpanan beragam karya seni.

Penggunaan batu-bata dengan desain berlubang sebagai fasad bangunan memungkinkan cahaya matahari dapat masuk ke dalam ruangan ketika siang hari. Sementara ketia malam, penerangan yang berasal dari dalam bangunan akan mempercantik bentuk bangunan ketika dilihat dari luar.

Pembangunan Switch House Tate Modern

Proses pembangunan Switch House sebagai bagian dari Tate Modern dimulai dengan membangun landasan. Selanjutnya di atas landasan tersebut kembali akan dibangun landasan dengan ukuran yang lebih kecil dari sebelumnya. Semakin ke atas bentuk landasan akan semakin mengecil.

Pemasangan Batu-Bata Fasad Switch House Tate Modern

tate bricks
via grandtourmagazine.com

Nilai arsitektural dari bangunan Switch House berbentuk piramida ini adalah bagaimana menciptakan bangunan yang terbuat dari batu bata ketika dilihat dari berbagai macam sudut memiliki bentuk yang sama.

Untuk itu dibutuhkan jenis batu bata yang sesuai, penggunaan metode yang tepat serta proses intalasi yang dilakukan secara cermat sehingga menghasilkan Switch House sebagai bagian dari Tate Modern sesuai dengan desain yang diharapkan.

Proses pemilihan batu bata yang digunakan sebagai fasad bangunan dilakukan secara hati-hati untuk menentukan dan memastikan kinerja bata jangka panjang. Jenis bata yang digunakan sebagai fasad bangunan telah melewati proses pengujian sebanyak 3 kali.

Pola pengerjaan bata berdasarkan pada ikatan flemish dengan mengikuti bentuk bangunan yang ada dimana batu bata disusun secara berpasangan dengan menggunakan mortir polimerisasi sehingga menciptakan blok batu batu dengan ukuran 215 mm x 215 mm dengan ketinggian 145 mm. Kemudian batu bata header akan dihilangkan sehingga menciptakan lubang pada fasad batu-bata.

Batu-Bata Sebagai Fasad Utama Bangunan

fasad switch house
Photo by Paul Raftery, via designcurial.com

Fasad yang digunakan oleh Switch House sebagai bagian dari Tate Modern membutuhkan 336.000 batu bata yang terdiri dari 212 jenis berbeda. Proses pemasangannya sendiri dilakukan antara bulan Agustus 2014 sampai dengan Februari 2016.

Batu-bata yang digunakan sebagai fasad memiliki ukuran 215 mm2 dan tinggi 69 mm. Selain itu, variasi warna pada batu-bata disesuaikan dengan warna pada bangunan aslinya. Selain batu-bata, proses pemasangan fasad Switch House juga menggunakan 12.000 batang baja stainless khusus yang bersifat tahan karat serta menggunakan lebih dari 600.000 pin baja tahan karat. Keduanya berfungsi untuk menahan fasad batu sehingga melekat degan kuat pada permukaan faad bangunan.

Pemilihan batu-bata yang akan digunakan sebagai fasad bangunan dilakukan secara hati-hati dengan melakukan uji coba pada bata sebanyak tiga kali. Pola bata ditumpuk secara berpasangan dengan menggunakan mortir polimerisari sebagai pelekat.

Penyusunan Bata Berdasarkan Pola Flemish Bond

Dibutuhkan sebanyak 336.000 untuk digunakan sebagai fasad pada bangunan Switch House.Batu bata yang disusun berpasangan kemudian diikat dengan menggunakan mortir polimer.

flemish bond
via toysnswords.com

Proses penyusunan fasad batu-bata yang terletak di lantai atas bangunan disusun dengan menggunakan prinsip Flemish Bond yaitu dengan menghilangkan batu bata header untuk mengimbangi sudut kemiringan yang curam pada bentuk bangunan.

Setiap lapisan ikatan Flemish terdiri dari batu bata header dan strecher yang disusun secara berselang-seling. Kemudian batu bata quoin header dan quarter clousure akan dilepaskan dengan menggunakan pola stretcher yaitu pola batu bata yang diletakan secara horizontal.

Ikatan Flemish Ganda

Proses batu bata pada fasad bangunan dilakukan dengan menggunakan ikatan flemish ganda dengan menggunakan pola penyusunan yang sama. Agar bisa menggunakan ikatan flemish ganda maka tebal minimsl dinding yang digunakan sebagai pengikat adalah 215 mm.

Proses pemasangan juga didukung dengan pin baja tahan karat yang diletakan pada seluruh bagian kepala fasad. Setiap batu bata dipasang dengan posisi saling bertautan dan dilengkapi dengan 4 pin baja yang tahan terhadap karat.

Konstruksi Fasad Batu Bata

Setiap blok pada batu bata disambung dengan menggunakan beberapa jenis sambungan seperti elastomer, resin dan pin baja stainless. Fasad berfungsi sebagai serangkaian lengkungan untuk memungkinkan batu bata bergerak secara horizontal dan vertikal.

Selain itu, fasad batu bata juga didukung dengan corbel yang merupakan bagian dari skema bangunan. Terdapat 11.500 corbel yang terdiri dari 400 jenis.

Struktur primental internal, balok lantai, panel pracetak memberikan dukungan terhadap corbel dan batu-batu sehingga dapat berfungsi sebagai penghalang termal atau udara panas sekaligus berfungsi untuk mencegah kelembaban pada bangunan.

Bangunan indah dan unik Tate Modern yang menggunakan batu bata sebagai fasad bangunan dibutuhkan pertimbangan yang matang dengan proses pengerjaan yang teliti agar keindahan bangunan dapat bertahan dalam waktu yang lama.

Istilah

Flemish Bond: Proses melakukan pemutusan sambungan secara vertikal pada dinding dengan ketebalan yang sama serta batu batu yang memiliki ukuran setengah.
Flemish Ganda: Merupakan kombinasi antara english bond dan flemish bond untuk memberikan nilai estetika yang lebih indah.
Stretcher: Proses peletakan batu bata yang dilakukan secara horizontal.
Quoin: Koneksi yang terbentuk ketika dua dinding eksternal bertemu.
Quoin Header: Batu bata yang diletakan pada sudut luar bangunan untuk menjadi header pada dinding yang tepat.
Quarter Clousure: Batu bata yang telah dipotong hingga seperempat dari panjang normalnya tetapi memiliki ketebalan dan lebar normal.
Header: Batu bata yang ditata dengan ujung shale dari brock yang terbuka.
Stretcher: Batu bata yang diletakkan secara horizontal, rata dengan sisi panjang bata yang terpapar di permukaan luar dinding.
Diperbarui: 2018-09-06 Dilihat: 313

Comment